Tampilkan postingan dengan label pasta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pasta. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Agustus 2010

Sebuah Buku Tentang Syukur

By: Ratih

M.J Ryan menulis buku dengan proses panjang. Lucunya, pada saat ia sedang memberi sentuhan akhir pada bukunya, ia buka kue keberuntungan yang pas dengan tulisannya. Di sebuah restoran yang menyediakan chinese food, ia baca isi kue. Tebak apa isinya? “Stop searching. Happiness is just next to you.” Kebahagiaan memang seringkali dicari orang diluar dirinya. Padahal setiap peristiwa yang kita alami tidak selayaknya hanya dilihat sebagai hal negatif. Bagi seorang pesimis, sesuatu yang berjalan lancar hanyalah merupakan kebetulan selanjutnya keburukan menanti. Pada dasarnya, sikap optimis akan kehidupan yang lebih baik, sikap syukur dan selalu lihat sukses yang telah diraih merupakan cara untuk berbahagia.

Pengalaman buruk dalam hidup yang dialami M. J Ryan membuatnya selalu mencari arti kebahagiaan. Keluarga dan teman-teman menjadi tempat pencariannya. Bagaimana mungkin orang lain merasa baik-baik saja, sementara M. J Ryan merasa selalu menderita? Maka ia bertanya-tanya dan mencari jawaban yang benar dengan menjadikan orang-orang sekelilingnya sebagai guru kehidupan. Meski pada akhirnya M. J Ryan mampu bersikap lebih positif, namun tak menjadikannya seorang ahli dalam menjalani kehidupan. Hanya saja, sikap positif dan bersyukur itulah yang sepatutnya kita tiru. Sebuah buku menarik yang dia tulis justru menguatkannya. Ia sadar bahwa orang-orang yang dijadikannya guru justru mereka yang mengalami tantangan berat selagi usia muda. Rasa sakit yang dialaminya mungkin saja tak sebanding dengan sakit yang dialami keluarga dan teman-temannya.

Buku M. J Ryan dijadikan referensi bagi mereka yang ingin menyembuhkan diri dari luka. Maka, buku ini bukanlah buku yang habis sekali baca. Namun buku yang perlu direnungi setelah dibaca satu kali. Bahkan relasinya, Sue Bender merekomendasikan buku ini dibaca setiap hari agar tetap semangat hadapi hari. Jika ingin merasakan efek luar biasa dari sikap syukur, buku ini memang pilihan tepat.

Daftar Pustaka:
Ryan, M. J. 1999. Attitudes of Gratitude: How to Give and Receive Joy Every Day of Your Life. Boston: Conari Press.

See also: pasta, tamani, marzano

Kamis, 19 Agustus 2010

Beef Cut for Steak

Chateaubriand steak
Usually served for two, center cut from the large end of the tenderloin. Sometimes it's extra thick top sirloin.
Chuck steak
A cut from neck to the ribs.
Cube steak
A cut of meat, usually top round, tenderized by fierce pounding with a mallet or mechanical blades.
Filet Mignon
A cut from the small end of the tenderloin; the most tender and usually the most expensive cut by weight.
Flap steak
A cut from the bottom sirloin.
Flank steak
From the underside. Not as tender as steaks cut from the rib or loin.
Flat iron steak
A cut from under the shoulder blade.
Hanger steak or (French) onglet
a steak from near the center of the diaphragm. Flavorful, and very tender towards the edges, but sinewy in the middle. Often called the butcher's tenderloin or hanging tender.
Popeseye steak
thinly sliced rump steak, originating in Scotland and available in the UK.

Source: www.wikipedia.com

See Also: pasta, marzano


Rabu, 18 Agustus 2010

Review From Member5

Hi all,

One of the best italian food, itulah pendapat saya tentang Nuzzy's mousse and resto ini.
Berikut cerita saya mengenai resto yang satu ini :
Saya ke Central Park Mall karena ada diskon 30% dari Gramedia, tapi karena suasana sore hari itu di toko buku tersebut sangat sangat padat, saya bersama doi tercinta membatalkan niat membeli buku. Dan ternyata tidak hanya di Gramedia saja yang sangat padat tapi hampir seluruh area mall (karena ada event superhero japan dan tentu saja care4 yang selalu rame di akhir pekan). Kami sudah pengap rasanya dan memutuskan pulang saja sambil berjalan2 terlebih dahulu di taman yang ada di salah satu mall terbesar di JakBar ini, tidak sengaja melihat monster2 milik Nuzzy yang lucu2 dan kebetulan di resto ini hanya didatangi beberapa pengunjung serta jauh dari hiruk pikuk manusia, maka kami memutuskan dinner di sini aja.

Resto ini terdiri dari outdoor dan indoor, kami memilih indoor saja karena kami non-smooker. Interior di dalam cukup unik dan suasana sangat comfort. Setelah melihat menu yang cukup besar dan dibingkai, kami memesan Soft Shell Atlantic Crab, Aglio Olio Smoked Beef, Choco Cream Coffee, dan Lyche Strawberry Tea.

bowl Soft Shell Atlantic Crab - 35k
Tidak berasa ini merupakan kepiting soka, kepitingnya dan cangkangnya sangat lembut. Rasanya pas dan menari-nari di lidah. Tapi sayang tepungnya kurang cruncy. But It's perfect snack for starter.

Aglio Olio Smoked Beef - 35k (medium size)
Pasta dengan mushroom dan smoked beef yang dimasak dengan saus aglio (kata waiternya - bawang putih), cabe kering dan cream. Pasta-nya boleh pilih homemade fettucini, regular fettucini, spaghetti, dsb. Untuk homemade fettucini dibagi menjadi 4 warna : kuning, merah, hitam, dan hijau. Warna kuning dan hitam saya lupa kandungannya dari apa, untuk merah dari beef, dan hijau dari spinach. Saya memilih warna merah. Pada saat menu ini datang, warnanya merah semua, mengerikan . Tapi untuk rasa : PERFECTO. Rasanya didominasi oleh asin dan sedikit rasa pedas, tapi sangat pas di lidah. Luar Biasa Uenak . Kami sampai menyesal tidak pesan yang large.

Choco Cream Coffee - 24k
Cokelat, kopi, cream, dan cinnamon berpadu menjadi satu menjadi minuman yang sangat yummy. Saya sebenarnya tidak suka cinnamon tapi dengan adanya cinnamon di minuman ini membuat sensasi yang berbeda. MUST TRY, VERY RECOMMENDED.

Lyche Strawberry Tea - 24k
Teh dengan rasa lyche strawberry ini menyegarkan, tapi tidak special.

Setelah makanan kami yang super lezat di atas habis, kami tertarik untuk mencoba pizza-nya, akhirnya kami memesan Milano Marinara Pizza.
Milano Marinara Pizza - 52k(medium size)
Pizza dengan topping seafood, segala macam seafood ada di atas pizza ini mulai dari cumi sampai oyster. Untuk rasa OK, rasa amis yang biasa ada di seafood pizza masih acceptable. Pinggirannya sangat crunchy. Great Pizza for Seafood Pizza Lovers.

Makanan yang ada di resto ini superb, kami masih mau order menu lain lagi tapi karena mengingat perut yang sudah full kami mengurungkan niat kami. O ya selain Snack ringan, Pasta dan Pizza, terdapat juga soup, salad, burger & sandwich, paela, dan steak. Untuk minuman tersedia juga cocktail dan varian kopi lainnya.

Overall, seperti yang saya katakan di atas, One of the best italian food untuk Nuzzy's resto yang juga memiliki cabang di Napoli dan New York. Sayangnya resto ini terletak agak terpencil, yang membuat para pengunjung mall tidak menyadari kehadirannya.

Tips : kosongkan perut sebelum ke Nuzzy's karena anda pasti akan makan lagi, lagi, dan lagi


Source: www.id.openrice.com


See Also: Tamani


Senin, 16 Agustus 2010

Pasta from Italiano

There are two basic kinds of commercial pasta:

  • Pasta all'uovo, egg pasta such as tagliatelle, fettuccine, and whatnot (these are the same tagliatelle one makes at home, but made with semolina), and:

  • Pasta di semola di grano duro, made with semolina, water and a touch of salt.

The former are flat and of varying width, while the latter comes in all sorts of shapes, from spaghetti to penne to cart wheels.

Which kind should you use?

Egg pasta goes well with hearty fare, for example meat-based sauces or rich pomarola. Tagliatelle are also commonly flavored with other ingredients, for example spinach, which turns them green, tomato, which turns them red, or squid ink, which turns them black. Lasagne made with egg pasta are also superb.

Because of the variety of shapes it comes in, pasta di semola di grano duro is more versatile; which shape to use depends upon the sauce and personal taste. Spaghetti, spaghettini, bucatini and other strands go well with fairly liquid sauces. Shorter hollow pastas, for example penne or tortiglioni, go well with thick sauces, in part because they trap the sauce. They also work well in baked dishes, because they have considerable body and can withstand being heated through a second time. Other shorter flat pastas, for example farfalle (butterflies or bow ties), work nicely with cream sauces because the sauce tends to stick to their surfaces.

In terms of purchasing commercial pasta, there are many brands to choose from; in Italy the most popular are Buitoni, De Cecco, Barilla, Agnesi, and Voiello (not necessarily in this order).

There is also pasta artigianale, pasta made in smaller factories by artisans whose chief concern is quality. Though the basic ingredients are the same, that's where the resemblance ends: The artisans extrude their pasta through bronze dies that leave microstriations to capture and hold the sauce, and also dry it at lower temperatures, thus preserving the flavors of the wheat. According to Nancy Harmon Jenkins, four of these producers export to the United States: Rustichella D'Abruzzo, Latini, Benedetto Cavalieri and Martelli.

Should you not find Italian pasta in your market: Read the labels of what's available, and pick pasta made with durum wheat flour or semolina. Avoid dried pasta made with simple bread or soft wheat flour (much of the Northern European pasta, for example) because it won't hold up to cooking.



Source: www.italianfood.about.com

See also: tamani, marzano



Kamis, 29 Juli 2010

Pasta Delicioso, Right Guys?

Pasta alla carbonara (usually spaghetti, but also fettuccine, rigatoni or bucatini) is an Italian pasta dish based on eggs, pecorino romano, guanciale, and black pepper. The dish was created in the middle of the 20th century.

The recipes vary, though all agree that cheese (pecorino, Parmesan, or a combination), egg yolks (or whole eggs), cured fatty pork, and black pepper are basic. The pork is fried in fat (olive oil or lard); a mixture of eggs, cheese, and butter or olive oil is combined with the hot pasta, cooking the eggs; the pork is then added to the pasta. Guanciale is the most traditional meat, but pancetta is also used. In the US, it is often made with American bacon.

Cream is not common in Italian recipes, but is used in the United States, France, Spain, the United Kingdom, Australia and Russia (especially in Moscow). Other Anglo/Franco variations on carbonara may include peas, broccoli or other vegetables added for colour. Yet another American version includes mushrooms. Many of these preparations have more sauce than the Italian versions.

In all versions of the recipe, the eggs are added to the sauce raw, and cook (coagulate) with the heat of the pasta itself.

Origin and history

Like most recipes, the origins of the dish are obscure, and there are many legends about it. As the name is derived from the Italian word for charcoal, some believe that the dish was first made as a hearty meal for Italian charcoal workers. This theory gave rise to the term "coal miner's spaghetti", which is used to refer to spaghetti alla carbonara in parts of the United States. Others say that it was originally made over charcoal grills, or that it was made with squid ink, giving it the color of carbon. Another rumour about the origin of the name suggests that the way abundant black pepper was added to the dish (before or after serving) especially during winter, made the black pepper flakes among the whiteish sauce look like charcoal, or perhaps the effect one gets when a casserole dish is accidentally "burnt". It has even been suggested that it was created by, or as a tribute to, the Carbonari ("charcoalmen"), a secret society prominent in the unification of Italy.

The dish is not present in Ada Boni's 1927 classic La Cucina Romana, and is unrecorded before the Second World War. It was first recorded after the war as a Roman dish, when many Italians were eating eggs and bacon supplied by troops from the United States, and the name may be from a Rome restaurant called 'Carbonara'. More recently, a restaurant in Rimini has claimed the original recipe was born during WWII.

The recipe was included in Elizabeth David's 1954 cookbook published in Great Britain. The dish became popular among American troops stationed in Italy; upon their return home, they popularized spaghetti alla carbonara in North America.



Source: www.wikipedia.com

See also: steak, marzano









Senin, 26 Juli 2010

Kegiatan Perempuan di Weekend

Perempuan. Makhluk indah pengundang decak kagum yang mengandung kontroversi ini tak bisa hanya sekejap mata dirangkum dalam sebaris dua baris kata-kata. Kelemahan sekaligus kekuatannya menggetarkan bangsa-bangsa. Ingat Cleopatra? Ratu Mesir cantik yang disegani? Ingat Dewi Sartika, pahlawan pendidikan dari Bandung yang berani membuka sebuah sekolah khusus perempuan? Peran perempuan begitu penting, bukan hanya sebagai seorang individu, tapi juga anak, ibu bahkan pemimpin menjadi bahan menarik yang takkan pernah habis dibicarakan. Dari dulu hingga sekarang. Tabloid Nova sebagai salah satu majalah perempuan menghadirkan sebuah acara yang seolah ingin merangkum kegiatan perempuan sejak dahulu dan kini dalam Pasar Nova 2010. (Ratih)

Saturday July 31, 2010 - Sunday August 1, 2010 from 9:00am - 6:00pm
Plaza dan Parkir Selatan Gelora Bung Karno
Senayan Jakarta, DKI Jakarta



Wahana hiburan kreatif keluarga.

Serba lengkap, Serba murah, Serba unik
Temukan beragam barang dan acara yang tak ada duanya.

Acara:
- Pemecahan rekor MURI: Karaoke bersama 1000 orang
- Demo masak
- Padu padan busana
- Workshop
- Lomba
-- Menghias makanan
-- Mewarnai
-- Girls cheerleading competition
-- Senam ceria bobo
-- Hunting foto
- Acara lain: Aerobik, Perkusi, Band, Karnaval, dll

Stand:
- Pojok kuliner
- Pojok wanita
- Pojok anak
- Pojok hobi
- Pojok wirausaha & komunitas
- Pojok kaki lima





Source: openrice

See also: pasta, steak, pizza


Rabu, 14 Juli 2010

Papeda

Papeda atau bubur sagu, merupakan makanan pokok masyarakat Maluku dan Papua. Makanan ini terdapat di hampir semua daerah di Maluku dan Papua.

Papeda dibuat dari tepung sagu. Pembuatnya para penduduk di pedalaman Papua. Tepung sagu dibuat dengan cara menokok batang sagu. Pohon yang bagus untuk dibuat sagu adalah pohon yang berumur antara tiga hingga lima tahun.

Mula-mula pokok sagu dipotong. Lalu bonggolnya diperas hingga sari patinya keluar. Dari sari pati ini diperoleh tepung sagu murni yang siap diolah. Tepung sagu kemudian disimpan di dalam alat yang disebut tumang.

Papeda biasanya disantap bersama kuah kuning, yang terbuat dari ikan tongkol atau ikan mubara dan dibumbui kunyit dan jeruk nipis
sumber: wikipedia

Related Post:
Cafe
pasta
wine

Selasa, 08 Juni 2010

inilah sejarahnya ba tzang

sebelumnya: pasta, steak dan dim sum

Zongzi atau biasa disebut Ba Tzang adalah makanan tradisional Tiongkok yang terbuat dari beras ketan dan dibungkus dengan daun bambu. Zongzi biasa disajikan pada tradisi perayaan Duanwu atau Festival Perahu Naga yang jatuh pada bulan ke lima Imlek untuk memperingati wafatnya Qu Yuan, seorang penyair dari zaman kerajaan Chu.

Menurut legenda, Qu Yuan gagal memperingati kaisar dan para pejabat istana untuk menghentikan perang saudara yang sedang terjadi kala itu. Qu Yuan lalu membuat puisi yang berisikan kesedihan dan kekhawatirannya terhadap peperangan di tanah air mereka. Setelah puisi itu selesai, ia melompat ke sungai Miluo. Orang-orang mencoba menyelamatkannya dengan melempari bungkusan-bungkusan nasi dengan maksud memberi makan para ikan agar mereka tidak memangsa Qu Yuan. Nah, bungkusan-bungkusan nasi itulah yang kemudian dikenal dengan nama Zongzi atau Ba Tzang.

Pada awalnya, kegiatan membuat zongzi adalah kegiatan yang diikuti seluruh keluarga dengan resep yang diajarkan turun temurun. Bahkan seni membungkus zongzi dengan benar juga merupakan hal yang diajarkan turun temurun dalam keluarga, loh. Sayangnya sekarang hal tersebut sudah semakin jarang dilakukan.

sumber: majalah bravo