Tampilkan postingan dengan label air isi ulang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air isi ulang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Februari 2010

Jeli Memilih Depot Galon Air Isi Ulang




Berdasarkan hasil penelitian pemerintah kotamadya jakarta barat tahun 2008 terhadap 640 depot isi ulang galon air, yang tersebar di delapan kecamatan wilayah jakarta barat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 60 persen diduga tercemar bakteri e-coli.
Bakteri e coli di galon air minum isi ulang memiliki nama panjang escherichia coli. Bakteri ini adalah salah satu spesies utama bakteri gram negatif. Bakteri yang ditemukan oleh theodor escherich ini biasanya hidup pada tinja, dan dapat menyebabkan masalah kesehatan pada manusia, seperti diare, muntaber dan masalah pencernaan lainnya.
Apakah air minum isi ulang bisa langsung diminum?
Pada prinsipnya, galon air minum isi ulang yang banyak dijual itu layak dikonsumsi. Tapi, yang aman diminum adalah yang kualitasnya sudah diperiksa oleh dinas kesehatan kabupaten atau kotamadya setempat.
Intinya, galon air minum yang layak diminum harus melewati 3 persyaratan kelaikan, yaitu dari segi fisik, kimia, dan mikrobiologi. Jika standar tersebut sudah terpenuhi, depo tersebut akan diberikan sertifikat izin dari dinas kesehatan tersebut.
Nah, agar tidak ragu, sebaiknya minta diperlihatkan sertifikat tersebut sebelum membelinya. Perhatikan juga masa waktu berlakunya, karena izin ini tidak berlaku selamanya. Tiap 6-12 bulan depo harus memeriksakan produknya.
Bisakah air minum mengandung bakteri dapat dilihat secara kasat mata?
Tidak bisa. Untuk mengetahui apakah ada bakteri dalam air minum memang harus diteliti di laboratorium. Tapi, anda bisa mendeteksi secara fisik apakah air layak diminum. Dari segi fisik, air minum tak boleh memiliki bau, rasa, dan warna (harus jernih)


Http://zona-orang-gila.blogspot.com

Jeli Memilih Depot Galon Air Isi Ulang




Berdasarkan hasil penelitian pemerintah kotamadya jakarta barat tahun 2008 terhadap 640 depot isi ulang galon air, yang tersebar di delapan kecamatan wilayah jakarta barat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 60 persen diduga tercemar bakteri e-coli.
Bakteri e coli di galon air minum isi ulang memiliki nama panjang escherichia coli. Bakteri ini adalah salah satu spesies utama bakteri gram negatif. Bakteri yang ditemukan oleh theodor escherich ini biasanya hidup pada tinja, dan dapat menyebabkan masalah kesehatan pada manusia, seperti diare, muntaber dan masalah pencernaan lainnya.
Apakah air minum isi ulang bisa langsung diminum?
Pada prinsipnya, galon air minum isi ulang yang banyak dijual itu layak dikonsumsi. Tapi, yang aman diminum adalah yang kualitasnya sudah diperiksa oleh dinas kesehatan kabupaten atau kotamadya setempat.
Intinya, galon air minum yang layak diminum harus melewati 3 persyaratan kelaikan, yaitu dari segi fisik, kimia, dan mikrobiologi. Jika standar tersebut sudah terpenuhi, depo tersebut akan diberikan sertifikat izin dari dinas kesehatan tersebut.
Nah, agar tidak ragu, sebaiknya minta diperlihatkan sertifikat tersebut sebelum membelinya. Perhatikan juga masa waktu berlakunya, karena izin ini tidak berlaku selamanya. Tiap 6-12 bulan depo harus memeriksakan produknya.
Bisakah air minum mengandung bakteri dapat dilihat secara kasat mata?
Tidak bisa. Untuk mengetahui apakah ada bakteri dalam air minum memang harus diteliti di laboratorium. Tapi, anda bisa mendeteksi secara fisik apakah air layak diminum. Dari segi fisik, air minum tak boleh memiliki bau, rasa, dan warna (harus jernih)


Http://zona-orang-gila.blogspot.com

Senin, 15 Februari 2010

Air Minum Isi Ulang, Sudah Layakkah?


Belakangan, kasus pemalsuan makin marak. Tak hanya alat kosmetik palsu, shampo, detergen palsu, uang palsu, hingga surat izin mengemudi (sim) di medan pun dipalsukan. Bagaimana dengan air minum isi ulang yang berkaitan langsung dengan kesehatan kita?Air isi ulang, memang hal ini tidak baru lagi. Namun, persoalan air isi ulang dipandang perlu karena masalah ini menyangkut kesehatan konsumen.


lagi pula, aksi pemalsuan produk belakangan dirasakan makin marak. Rokok 234 djisamsoe misalnya, yang sebenarnya diproduksi dari jawa timur, eh, belakangan tersiar berita pematangsiantar (sumut) pun sudah memproduksi rokok aga sampoerna itu.

bicara soal air isi ulang, penting. Maraknya persoalan pemalsuan mengarahkan perhatian masyarakat terhadap higienis air isi ulang. Benarkah proses air minum isi ulang itu sudah benar? Sudah layak diminum kah air isi ulang itu? Bagaimana dengan tabung atau selang maupun bak air minum isi ulang itu? Wajar, kalau konsumen bertanya begitu.

kita tak ingin membandingkan kualitas
air minum isi ulang aqua dengan air minum isi ulang yang diproduksi sekelas “monica water” misalnya. Atau air minum isi ulang lain yang mengaku sudah higienis alias layak minum. Jangan-jangan air minum yang sebenarnya air hujan justru mentah-mentah dijual ke masyarakat. Muncul pula dugaan seperti itu.
sekadar perbandingan, air minum isi ulang aqua sudah melewati beberapa tahap mulai dari penyulingan, pembunuhan zat-zat berbahaya dalam kandungan air minum itu, dan tahapan lain.

yamaha water purifier malah mengaku sangat peduli terhadap perbaikan kualitas hidup melalui peningkatan daya saring air terhadap kontaminasi yang tidak diperlukan, sehingga dapat menghilangkan warna, bau, keruh dan anti bakteri.

selain itu pula, didukung tenaga-tenaga ahli dari ymc japan dan ditunjang sistem pelayanan terpadu dan menyeluruh bagi konsumen dalam kendali mutu air serta perawatan hingga menghasilkan air lebih higienis, jernih, segar dengan rasa yang alami.

pendukungnya, ytss (yamaha total support system) meliputi survei lokasi, laboratorium, konsultasi, instalasi dan hasil analisa air.


lantas bagaimana dengan kualitas dan higienisnya air minum milik qleen q, ades, dan sebagainya




Http://www.harian-global.com