Tampilkan postingan dengan label terapi kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label terapi kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 April 2010

Terapi Sengat Lebah, Mengobati Rematik Hingga Stroke



Disebutkan dalam Al quran surat An Nahl ayat 68-69, di dalam madu lebah terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Ayat tersebut menjabarkan pada manusia, lebah memiliki khasiat yang dapat menyembuhkan bermacam-macam penyakit dan untuk Terapi Stroke.

Produk turunan yang dihasilkan lebah ada 13, di antaranya madu, propolis, royal jelly, pollen, bee venom, lilin lebah, madu sarang, roti lebah, larva lebah, dan phedra.

Pengobatan dengan menggunakan lebah biasa disebut Aphitherapy (apiterapi), yang berasal dari perpaduan bahasa Latin, aphis berarti lebah dan therapy, pengobatan.

Apiterapi didefinisikan sebagai upaya pengobatan komplementer untuk tujuan prefentif, kuratif, dan rehabilitasi menggunakan lebah dan produk turunannya.

Selain itu, Dr. Philip Tere dari Perancis pernah meneliti hubungan antara sengat lebah dan rematik. Sebelumnya, tahun 1864, Prof. Libowsky melaporkan kesembuhan pasiennya yang menderita rematik dan neuralgia setelah diterapi dengan sengatan lebah.

Pengobatan menggunakan sengat (bisa) lebah dikenal sebagai apipuntur. Apipuntur, kata Oman adalah bagian dari apiterapi. Apipuntur memanfaatkan bee venom dan metode akupuntur. Lebah untuk terapi ini jenis Apis mellifera dan Apis cerana. Apipuntur sendiri merupakan bagian dari apiterapi.

Sengat atau racun lebah sangat baik untuk menormalkan segala aktivitas pembuluh darah dan saraf.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengat lebah mengandung melitin, apamin, peptida 401 (MDC), inhibitor protease, dan norepinephrine,” kata terapis yang mendalami pengobatan sengat lebah sejak tahun 2000 itu.

Apiterapi secara umum dimanfaatkan untuk meredakan gangguan rematik, masuk angin, flu, salah urat, hingga penyakit berat, seperti darah tinggi, diabetes, dan kanker. Cara itu pun diklaim efektif untuk mengobati penyakit degeneratif, seperti stroke atau untuk Terapi Stroke.

Seseorang yang mempunyai keluhan tidak semerta langsung diterapi. Oman memilki cara untuk mendeteksi penyakit yang diderita pasien. "Kalau ditekan ditempat yang menjadi sumber penyakit terasa sakit, di tempat itu dilalukan sengatan, jadi tidak sembarangan," jelasnya.

Jumlah sengatan tergantung pada jenis penyakit. Namun, satu sengatan di titik-titik tertentu dianggap cukup sebagai perkenalan.

“Buat yang baru terapi biasanya diberi satu atau dua sengatan, kalau yang sudah biasa biasa sampi tujuh tapi tidak boleh lebih dari 10, kalau terlalu banyak bisa meriang meski daya tahan tubuh pasien kuat," jelasnya.

Sengatan lebah yang sedang bereaksi di tubuh ditandai dengan ketidaknormalan sejenak yang sifatnya individual. Reaksi pasien berbeda-beda, apakah sebelumnya pernah disengat lebah atau tidak.

Biasanya pasien akan mengalami reaksi lokal dan sistemik. Ciri reaksi lokal adalah pembengkakan di sekitar lokasi sengatan, gejala klinisnya gatal, nyeri, dan kaku. Reaksi sistemik berupa demam, lemas, telinga berdengung, dan pusing.

Untuk menetralkan kondisi tersebut, dia menganjurkan konsumsi madu dan mengoleskan minyak gosok di bagian yang bengkak dan gatal. Karena itu, terapi sengat lebah akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan pemberian madu, propolis, pollen, atau royal jelly.

"Pasien yang pertama kali disengat dan daya tahan tubuhnya jelek biasanya suka meriang. Saya menganjurkan pasien untuk minum madu dan jangan mandi," imbuh Oman.

republika.co.id

Senin, 12 April 2010

Mengenal Chiropractic



Selain chiropractic Barat seperti yang dipraktikkan Tony, ada pula chiropractic Timur (Cina). "Tujuannya sama, cuma cara penanganannya yang agak berbeda. Cara melepas tekanan pada saraf yang berbeda, tidak asal bunyi krek. Kita biasanya melakukan pemijatan ringan lebih dulu untuk melemaskan otot," jelas dr. (TCM) Lee Chen Tung dari Klinik Shanghai, Jakarta.

Menurut Lee, tujuan Health Chiropractic adalah menormalkan dan menyeimbangkan tulang belakang, dengan jalan melepas tekanan pada saraf-saraf di tulang belakang. "Kami percaya, semua penyakit berhubungan dengan saraf di tulang belakang," jelas Lee yang mulai memperkenalkan chiropractic di Indonesia sejak 1999.

Hampir seluruh saraf berada di tulang belakang dan sekitar 70-80% penyakit atau keluhan umumnya berasal dari masalah di tulang belakang. "Semua organ tubuh memiliki pengontrolan di saraf-saraf yang berada di tulang punggung. Kalau ada saraf yang tertekan, area di sekitarnya pasti ada yang tegang," lanjutnya. Contohnya, orang yang sering membungkuk, pasti punya masalah di pinggang. Ia juga pasti akan punya masalah di punggung, atau sesak di dada, karena ototnya terus-menerus tertarik. Kemiringan ruas tulang punggung tersebut bisa mengakibatkan kekacauan fungsi sistem saraf dan membuat organ dalam tubuh jadi tak sehat.

Penyakit atau gangguan yang bisa diatasi dengan chiropractic Timur kebanyakan yang berhubungan dengan saraf, dari mulai sakit kepala, migrain, sakit pinggang, mag, asma, gagap, sakit pinggang, saraf kejepit, sampai nyeri haid. "Nyeri haid terjadi karena sirkulasi darah yang terganggu akibat saraf terganggu. Kita perbaiki saraf yang berhubungan dengan daerah sekitar perut untuk melepas tekanan," terang Lee.

Pengobatan atau terapi Health Chiropractic yang dilakukan tergantung keluhan. "Kalau sakit kepala penanganannya bisa cepat, tidak sakit dan sangat efektif," jelas Lee. Yang pertama dilakukan adalah melihat gerakan pasien, disesuaikan dengan keluhan yang ia sampaikan. "Dari gerakan akan terlihat, daerah mana yang terganggu. Dari sana kita cari hubungannya. Misalnya, sakit pinggang. Setelah melihat gerakan pasien, kita bisa perkirakan masalahnya ada di tulang yang mana. Kalau perlu, kita perkuat dengan foto rontgen agar lebih pasti."

Setelah gangguan ditemukan, terapi pun dilakukan. Sama seperti chiropraktic Barat, terapi dengan chiroprakticTimur juga tidak asal berbunyi krek. "Kita buat pasien relaks dulu dengan pijatan untuk melemaskan saraf-saraf. Tujuannya supaya tidak menyisakan kerusakan/cedera di otot," jelas Lee yang memadukan chiropractic di Klinik Shanghai dengan ilmu pengobatan Cina, yaitu terapi sinar dan akupunktur. "Untuk perawatan lanjutan di rumah, bisa dilakuan dengan berenang dan senam dengan gerakan tertentu."

Sama seperti Tony, Lee juga menekankan perlunya chiropractic bagi orang yang sehat. "Untuk menyeimbangkan organ-organ agar bisa bekerja dengan baik. Manusia kan, bukan robot. Selama kita beraktivitas, pasti ada pergeseran tulang dan susunan saraf di tulang belakang." Jika terakumulasi, maka keluhan pun akan muncul.

Yang jelas, lanjutnya, chiropractic tidak berefek samping. "Chiropractic aman, kok. Chiropractic juga tidak membuat kondisi makin memberat." Hanya saja, berbeda dengan Tony, Lee tidak menganjurkan penderita osteoporosis untuk melakukan pengobatan dengan chiropractic. "Juga penderita penyakit kulit, ibu-ibu hamil, dan terutama penderita kanker tulang. Anak-anak di bawah enam tahun juga tidak boleh."

tabloidnova.com

Kamis, 04 Maret 2010

Beberapa Manfaat Terapi Mandi Air Panas




Beberapa manfaat terapi mandi air panas :

Penyelidikan yang diterbitkan dalam new england journal of medicine menunjukkan beberapa temuan penting mengenai manfaat mandi air panas dengan menggunakan pemanas air wika :
  1. Para penderita diabetes yang menghabiskan waktu selama setengah jam berendam dalam air suam / hangat dapat menurunkan tingkat gula darah sebesar 13 %.
  2. Penelitian di jepang menunjukkan 10 menit berendam dalam air panas dapat memperbaiki kesehatan jantung, terutama untuk lelaki.
  3. Mandi air panas dapat mengeluarkan racun. Mandi dengan air bersuhu antara 32 – 35 celcius dapat membuka pori pori yang dapat membantu mengeluarkan racun toksin dalam tubuh.
  4. Dapat menyembuhkan sakit otot / pegal.
  5. Mandi air panas dengan pemanas air wika selama 10 – 20 menit dapat menjaga usus besar bekerja dengan baik.
  6. Terapi mandi air panas dapat membantu mengatasi penyakit kulit. Caranya dengan menambahkan sodium bicarbonate kedalam air mandi. Sodium bicarbonate akan bertindak sebagai bahan antiseptik. Isikan air mandi dengan sodium bicarbonate lalu berendam didalamnya 10 – 20 menit.
  7. Merendam kaki ke dalam air panas dapat membantu menyembuhkan dari selesma, sakit kepala dan membantu menyegarkan kembali kaki yang lelah. Masukkan air panas secukupnya sehingga melewati pergelangan kaki. Tambahkan beberapa tetes minyak seperti minyak lavender, peppermint atau lemon. Bilas dengan air dingin. Lakukan terapi ini selama 10-20 menit.



Http://pemanasairsurya.wordpress.com

Selasa, 02 Maret 2010

Atasi Rematik dengan Pemijatan Chiropractic



HAMPIR semua orang pernah merasakan pegal. Nyeri pada tulang dan sendi,disebut rematik. Beragam terapi pengobatan mengatasinya, termasuk terapi pemijatan.

Indikasi dari penyakit rematik biasanya adalah nyeri pada tulang. Jika penyakit ini disepelekan, akan menimbulkan akibat yang bermacam-macam.

Dokter dari bagian bedah ortopedi Rumah Sakit Internasional Bintaro (RSIB), dr Sapto Adji H SpOT, mengatakan, rematik merupakan penyakit peradangan pada sendi.

"Yang banyak orang awam ketahui mengenai rematik bahwa penyakit rematik ini adalah pengapuran," ungkapnya.

Sapto mengatakan, penyakit rematik sebenarnya mempunyai banyak jenis. Setiap jenis rematik memiliki cara penyembuhannya masing-masing.

"Rematik banyak jenisnya. Dan rematik itu sifatnya peradangan yang menyebabkan bengkak dan nyeri, obatnya pun bermacam-macam," tuturnya.

Dari berbagai alternatif pengobatan rematik, kini ada teknik penyembuhan baru melalui terapi pemijatan. Kini, teknik pemijatan yang sejenis dengan Health Chiropractic tersebut sudah dikembangkan.

"Keistimewaan dari Tung Mei ini adalah kami mendatangkan yi shengatau sebutan untuk ahli pengobatan tradisional di negara China yang berpengalaman. Langsung dari negeri China," tutur Direktur Tung Mei Body Repair Massage Nelly Suhirman SE. Adapun klinik ini berlokasi di Jalan Barito II Nomor 7, Jakarta Selatan.

Teknik pemijatan yang dihadirkan di tempat ini merupakan teknik pemijatan terapi jasmani perpaduan gerakan pijat spesifik, tuina (massage), dan sejenis gerakan pijat chiropractic yang dapat memperbaiki masalah tulang dan saraf.

"Terapi ini adalah khusus untuk terapi pada seseorang yang mengalami masalah pada tulang dan saraf," kata Nelly.

Permasalahan tulang bisa meliputi scoliosis atau tulang belakang tidak lurus, rasa sakit, nyeri, kaku,dan tegang di tulang belakang, leher, pinggang, bahu, pinggul, masalah kesemutan di tangan dan kaki, rematik, dan pengapuran, serta meningkatkan kesehatan dari penderita bantalan tulang belakang yang bergeser.

Nelly mengatakan, gerakan pijat Health Chiropractic merupakan terapi tubuh dengan teknik menarik, menekuk, atau meregangkan badan pasien. "Gerakan-gerakan pijat ini bertujuan untuk mengaktifkan atau melancarkan sirkulasi darah, reposisi tulang pada semestinya, melemaskan kembali atau merilekskan otot dan urat," ungkapnya.

Menurut seorang ahli pijat dari China yang praktik di Tung Mei Body Repair Massage, Yi Sheng Zao, untuk beberapa kasus dapat disembuhkan cukup dengan beberapa kali pemijatan.

Salah satu pasien yang pernah melakukan terapi pemijatan adalah Pargiastuti. Dia mengaku mengalami perubahan lebih baik.

Awalnya, dia mempunyai rematik yang cukup parah dengan pembengkakan pada dengkul hingga harus sedot cairan rematik. "Saya melakukan terapi ini sudah 3 kali. Sekarang saya sudah bisa berjalan," tutur Tuti, nama sapaannya.

lifestyle.okezone.com

Minggu, 07 Februari 2010

Manfaat Ear Candle untuk Kesehatan



Siapa bilang lilin hanya bermanfaat sebagai penerang, lilin ternyata juga dapat bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan pendengaran.

Seorang Bapak datang bersama anak lelakinya, yang kira-kira berumur 20-an. Kedunya tampak berdiskusi, melihat-lihat poster yang ditempel di dinding, dan membaca brosur-brosur. Sepertinya sang ayah berusaha menyakinkan bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Petikan cerita itu terekam saat HT mengunjungi salah satu Ear Candle Center di Jakarta Barat. Apa itu ear candle? Sebuah terapi panas termoterapi yang memiliki masalah dengan kepala khususnya pendengaran.

Ear candle therapy, terutama bertujuan untuk membersihkan telinga dan berusaha menciptakan pendengaran yang sehat, melegakan sinus dan tenggorokan. Terapi ini dapat mengatasi sinusitis, radang selaput lender, migren, beberapa macam gangguan pendengaran, kehilangan keseimbangan, tinnusitis (telinga berdengung), vertigo dan sindrom Meniere.

Berdasarkan literatur, Ear Candle ditemukan oleh suku Indian di Amerika. Mereka memiliki ritual membersihkan telinga, dengan menggunakan alat berongga, yang digunakan relatif sederhana, kini alat tersebut kian disempurnakan.

Menurut Dra. Susana Budiman terapis ear candle kebanyakan klien yang datang ke kliniknya mengeluhkan tentang pendengaran yang buruk, seperti pemuda di atas yang mengalami gangguan pendengaran, yang telah dialami sejak kelas 1 SMA. "Tapi selain itu banyak juga yang mengeluh vertigo, telinga berdengung, atau migren. Kadang malah tidak sengaja, datang ke sini mau membersihkan telinga, vertigonya malah ikutan sembuh," katanya. Hingga saat ini sudah tercatat 2.000 lebih klien datang ke klinik yang belum genap dua tahun berdiri ini.

Apa saja yang dibutuhkan?
Menurut Susana alat-alat yang dibutuhkan untuk ECT antara lain; earwax (sebuah corong berdiameter kurang lebih 1,5 cm, yang terbuat daru sarang lebah, kain linen kualitas tinggi, chamomile, dan sage). Alat lain adalah tatakan lilin yang dilubangi, untuk mencegah serpihan corong yang dibakar masuk ke telinga. Dua alat ini merupakan piranti utama ECT. Alat lain yang dibutuhkan adalah alat untuk meneropong kondisi telinga, yang bermanfaat untuk melihat apakah di dalam telinga ada infeksi/radang, bisul atau jamur.

gsn-soeki.com

Selasa, 12 Januari 2010

Ear Candle Terapi Tak Sekedar Buang Tahi Kuping



Penyakit seperti migrain, insomnia, pusing-pusing hingga stres salah satu pemicunya berasal dari tahi kuping. Namun jangan khawatir, semua masalah itu bisa diatasi dengan ear candle terapi.

Ear candle atau terapi lilin memang sudah sering didengar sebagai pengobatan alternatif yang menyehatkan. Namun banyak orang yang belum begitu tahu tentang khasiat apa saja yang diberikan karena Ear candle bukan sekedar membuang tahi kuping.

Namanya memang terapi lilin, tapi bukan berarti lilin yang digunakan adalah lilin ketika mati lampu. Hanya karena bentuknya saja yang seperti lilin, maka dinamakan terapi lilin.

Terapi yang berasal dari Amerika tersebut konon banyak dilakukan oleh suku Indian. Dahulu, mereka menggunakan kulit jagung yang dilapisi sarang tawon untuk membuat semacam cerobong yang bentuknya diibaratkan seperti lilin.

Kulit jagung kini diganti oleh bahan 'lenen', yaitu nama bahan yang biasa digunakan untuk membuat kain. Setelah itu, lenen dilapisi oleh sarang tawon yang diketahui memiliki campuran chamomile dan sage. Chamomile adalah zat yang bisa membawa efek relaksasi sedangkan sage merupakan zat yang dapat membunuh kuman dan jamur.

Kombinasi lenen dan sarang tawon kemudian digulung menyerupai batangan lilin. Panjang lilin yaitu 15 cm dan satu kali terapi umumnya membutuhkan 6 buah lilin, fungsinya untuk merangsang, mengangkat dan membersihkan seluruh kotoran telinga.

Prinsip ear candle terapi sebenarnya adalah mengeluarkan kotoran, bakteri dan jamur melalui tekanan osmosis di telinga.

ear candle terapi memang dapat dimulai sejak dini. Bayi yang berumur tiga bulan pun sudah dapat melakukan terapi ini. Hal ini disebabkan mekanisme kerjanya yang aman dan alami, sehingga tidak menimbulkan trauma bagi si anak.

Urusan membersihkan tahi kuping memang gampang-gampang susah. Gampang karena cukup membersihkan kotoran kecil saja, susah karena membutuhkan perawatan dan biaya yang lebih mahal jika sudah mengganggu pendengaran bahkan menimbulkankomplikasi penyakit.

Perawatan sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari sebenarnya dapat mencegah penumpukan tahi kuping, seperti membersihkan kotoran menggunakan alat yang benar dan menggunakan penutup telinga saat mandi, berenang atau naik pesawat.

Efek yang langsung dirasakan setelah menjalani terapi adalah kepala jadi enteng dan pendengaran bertambah tajam, bahkan orang bisu pun dapat berbicara kembali.

Setelah bahan-bahanya siap, lilin ditempelkan dengan posisi vertikal pada telinga, ujung lilin lalu dibakar. Panas dan asap yang dihasilkan akan masuk ke dalam rongga-rongga telinga dan membuat tekanan di dalamnya meningkat. Hal ini akan membuat kotoran, bakteri dan jamur terdorong ke luar dari telinga.

Terapi yang hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua jam tersebut tidak akan terasa sakit di telinga, seperti yang umumnya terjadi di dokter-dokter THT.

Health.detik.com

Selasa, 24 November 2009

Terapi Telinga Dengan Manfaatnya



Nyala lilin (ear candle indonesia) merupakan sumber energi. Sejak dulu, cahaya lilin digunakan di yunani, mesir, india, dan china dalam ritual penyembuhan penyakit atau terapi telinga. Cahaya ear candle indonesia merupakan salah satu bentuk radiasi elektromagnetik atau getaran energi. Terdiri atas 7 warna pokok yang memiliki panjang gelombang berbeda-beda. Unsur cahaya dan warna inilah yang kemudian dikembangkan sebagai dasar lilin terapi. Getaran energi cahayanya kemudian beresonansi dengan aura manusia (medan energi elektromagnetik yang menyelubungi manusia).

Penyembuhan dengan ear candle dan ear therapy diyakini dapat menyelaraskan kembali sirkulasi energi pada tubuh yang sakit (baik sakit fisik maupun psikisnya) akibat ketidakseimbangan antara tubuh-pikiran-jiwa (body, mind, and soul). Energi dari cahaya lilin therapy itulah yang diharapkan akan beresonansi dengan energi penderita yang sedang tidak seimbang.

* pilihlah lilin ear candle dan ear therapy yang berkualitas baik agar nyalanya cukup lama sehingga manfaat yang didapatpun bias maksimal.
* dalam satu sesi, gunakan lilin (ear wax candle dan ear candles) yang memiliki aneka ukuran dan warna. Maksudnya, jika digunakan lilin therapy yang punya daya baker 3 jam, maka gunakan semua yang berdurasi sama. Setiap sesi setidaknya butuh waktu 20-30 menit. Sebaiknya lakukan setiap pagi atau malam hari menjelang tidur.
* perhatikan juga perbandingansumbu dan diameter lilin. Semakin besar diameter lilin, maka sebaiknya sumbunya juga semakin besar, sehingga letika dibakar tidak menyisakan limbah.
* lilin ear wax candle dan ear candles yang ditambahkan pengharun (lilin aromaterapi) boleh-boleh saja digunakan asalkan aroma pilihannya sejalan dengan yang dibutuhkan saat tegang, sehingga mampu memberi perasaan bahagia.



Http://forum.inilah.com

Minggu, 15 November 2009

Terapi Telinga Untuk Menghilangkan Vertigo



Terapi lilin telinga (ear candle indonesia) berasal dari suku indian, penduduk asli amerika. Lilin telinga terbuat dari sarang tawon dengan linen kualitas tinggi. Lilin telinga ini berbeda dengan lilin yang dikenal sehari-hari, yang terbuat dari parafin. Panjang lilin ear candle therapy telinga 30 sentimeter dan berongga. Sampai saat ini hanya tersedia dua ukuran rongga, yakni 5/8 inci yang digunakan untuk terapi orang dewasa dan ukuran rongga 1/2 inci untuk anak-anak. Bahan terapi ini diimpor dari amerika serikat. Bentuknya meruncing dan diberikan tatakan bulat yang terbuat dari karton yang dilapisi alumunium foil, saat lilin itu dibakar.

Terapi
ear candle indonesia dengan menggunakan lilin ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, khususnya pendengaran, dan bisa juga menyembuhkan sejumlah penyakit. Dari sekitar 5.600 pasien yang datang sejak pertengahan 2004 sampai saat ini, diketahui terapi telinga / ear candle bisa menyembuhkan penderita tuli, sekaligus mempertajam pendengaran, vertigo (sakit kepala yang berputar-putar), migrain (sakit kepala sebelah), mengatasi infeksi telinga tengah (otitis media), penyakit telinga berupa nanah kuning kental berbau busuk (congek), tinitus (telinga yang berdengung), sinusitis (infeksi di rongga hidung), serta insomnia (penyakit sulit tidur).

Sebelum diterapi
ear candle, telinga pasien diperiksa dengan alat bernama otoskop. Dengan alat ini bisa diketahui apakah di gendang telinga sudah menempel jamur, ada bisul atau radang, atau ada kotoran yang mengeras. Kalau di gendang telinga hanya ada jamur, bisul, atau radang, pasien bisa langsung diterapi.

Tetapi kalau ada kotoran yang keras, ditetesi obat untuk melunakkannya, lalu diangkat, kemudian baru diterapi. Saat diterapi
ear therapy dengan ear wax candle, pasien tidur dalam posisi miring-tegak lurus. Lalu, bagian lilin yang runcing (bagian ujung) dimasukkan ke lubang telinga dan bagian pangkalnya dibakar.

Setiap lima menit, lilin
ear therapy dengan ear wax candle yang sudah terbakar digunting, kemudian dibuang di baskom kecil berisi air. Selama terapi ada petugas yang memegang lilin tersebut. Setelah terapi ear candles berlangsung 15 menit, lilin yang masih menyala dengan sisa sekitar 5-7 sentimeter diangkat dari telinga, lalu digunting tepat di bawah api.


afadillah.blogspot.com

Kamis, 12 November 2009

Tips Memilih Lilin Terapi Telinga



Nyala lilin (candle light) merupakan sumber energi. Sejak dulu, cahaya lilin digunakan di yunani, mesir, india, dan china dalam ritual penyembuhan penyakit atau terapi telinga. Cahaya merupakan salah satu bentuk radiasi elektromagnetik atau getaran energi. Terdiri atas 7 warna pokok yang memiliki panjang gelombang berbeda-beda. Unsur cahaya dan warna inilah yang kemudian dikembangkan sebagai dasar lilin terapi. Atau ear candle indonesia getaran energi cahayanya kemudian beresonansi dengan aura manusia (medan energi elektromagnetik yang menyelubungi manusia).

Penyembuhan dengan lilin terapi /
ear candle indonesia diyakini dapat menyelaraskan kembali sirkulasi energi pada tubuh yang sakit (baik sakit fisik maupun psikisnya) akibat ketidakseimbangan antara tubuh-pikiran-jiwa (body, mind, and soul). Energi dari cahaya lilin itulah yang diharapkan akan beresonansi dengan energi penderita yang sedang tidak seimbang.

* pilihlah lilin terapi telinga / ear candle yang berkualitas baik agar nyalanya cukup lama sehingga manfaat yang didapatpun bias maksimal.
* dalam satu sesi, gunakan ear candle (lilin terapi telinga) yang memiliki aneka ukuran dan warna. Maksudnya, jika digunakan lilin yang punya daya baker 3 jam, maka gunakan semua yang berdurasi sama. Setiap sesi setidaknya butuh waktu 20-30 menit. Sebaiknya lakukan setiap pagi atau malam hari menjelang tidur.
* perhatikan juga perbandingansumbu dan diameter lilin /
ear therapy. Semakin besar diameter lilin, maka sebaiknya sumbunya juga semakin besar, sehingga letika dibakar tidak menyisakan limbah.
* lilin terapi telinga yang ditambahkan pengharun (ear therapy) boleh-boleh saja digunakan asalkan aroma ear wax candle pilihannya sejalan dengan yang dibutuhkan saat tegang, sehingga mampu memberi perasaan bahagia dengan ear wax candle.



forum.inilah.com

Senin, 02 November 2009

Tempat Lilin Terapi Telinga



Nyala lilin (candle light) merupakan sumber energi. Sejak dulu, cahaya lilin digunakan di yunani, mesir, india, dan china dalam ritual penyembuhan penyakit atau ear candle indonesia. Cahaya merupakan salah satu bentuk radiasi elektromagnetik atau getaran energi. Terdiri atas 7 warna pokok yang memiliki panjang gelombang berbeda-beda. Unsur cahaya ear candle indonesia dan warna inilah yang kemudian dikembangkan sebagai dasar ear candle atau ear therapy. Getaran energi cahayanya kemudian beresonansi dengan aura manusia (medan energi elektromagnetik yang menyelubungi manusia).

Penyembuhan dengan
ear candle atau ear therapy diyakini dapat menyelaraskan kembali sirkulasi energi pada tubuh yang sakit (baik sakit fisik maupun psikisnya) akibat ketidakseimbangan antara tubuh-pikiran-jiwa (body, mind, and soul). Energi dari cahaya lilin itulah yang diharapkan akan beresonansi dengan energi penderita yang sedang tidak seimbang.

* pilihlah lilin
ear therapy atau ear wax candle yang berkualitas baik agar nyalanya cukup lama sehingga manfaat yang didapatpun bias maksimal.

* dalam satu sesi, gunakan lilin (
ear therapy atau ear wax candle) yang memiliki aneka ukuran dan warna. Maksudnya, jika digunakan lilin yang punya daya baker 3 jam, maka gunakan semua yang berdurasi sama. Setiap sesi setidaknya butuh waktu 20-30 menit. Sebaiknya lakukan setiap pagi atau malam hari menjelang tidur.

* perhatikan juga perbandingan sumbu dan diameter ear candles atau ear candle therapy. Semakin besar diameter lilin, maka sebaiknya sumbunya juga semakin besar, sehingga letika dibakar tidak menyisakan limbah.

* ear candles atau ear candle therapy yang ditambahkan pengharun (lilin aromaterapi) boleh-boleh saja digunakan asalkan aroma therapy pilihannya sejalan dengan yang dibutuhkan saat tegang, sehingga mampu memberi perasaan bahagia.


Http://forum.inilah.com/showthread.php?t=1966